Malam Penuh Hikmah, Bagaimana Menentukan Lailatul Qadar ?
Dalam bulan Ramadhan, Allah SWT memberikan 1 malam yang sangat istimewa, bahkan di malam tersebut, ketika kita beribadah maka dihitung seperti ibadah 1000 bulan, setara dengan ibadah selama 83 tahun, itu dihitung untuk 1 kali ibadah. Dan untuk istilah malam tersebut sudah dikenal luas oleh ummat muslim yang disebut dengan Lailatul Qadar.
Banyak dari kalangan ummat muslim, mereka menunggu malam tersebut mereka berjuang dalam ibadahnya dari setelah menunaikan ibadah sholat tarawih hingga menjelang sahur dengan membaca Al Qur’an tanpa henti. dari tibanya malam yang sangat istimewa bagi ummat muslim.
Maka kita harus mengetahui apasih tanda kalau malam tersebut adalah malam Lailatul Qadar.
Tanda-Tanda Malam Lailatul Qadar
- Suasana malam sangat tenang, damai dan cerah
- Tidak dingin maupin panas
- Tidak ada bintang yang tampak di langit hingga pagi
Waktu yang diyakini malam Lailatul Qadar
Dalam kutipan yang disampaikan oleh Kyiai Besar Muhammad Zaini bin Abdul Ghani ( beliau berasal dari banjarmasin kalimantan Selatan ) bahwa cara menentukan malam Lailatul Qadar berdasarkan hari pertama Ramadhan. Jika puasa pertama jatuh pada:
- Minggu atau Rabu, Lailatul Qadar turun pada malam ke-29 Ramadhan
- Senin, Lailatul Qadar terjadi pada malam ke-21 Ramadhan
- Selasa atau Jumat, Lailatul Qadar kemungkinan turun pada malam ke-27 Ramadhan
- Kamis, Lailatul Qadar jatuh pada malam ke-25 Ramadhan
- Sabtu, Lailatul Qadar kemungkinan terjadi pada malam ke-23 Ramadhan
Keutamaan malam Lailatul Qadar
Malam Lailatul Qadr memiliki keutamaan, antara lain:
- Malam menurunkannya Al-Qur’an
- Lebih baik dari seribu bulan
- Malaikat turun ke bumi
- Malam penuh
- Pencatatan takdir tahunan
Dan patut diketahui bersama, bahwasannya malam tersebut terletak pada minggu akhir bulan Ramadhan, Mari kita manfaatkan sepuluh malam terakhir bulan Ramadhan dengan memperbanyak ibadah.